Tips Menerima Kekalahan Layaknya Sang Juara

UPDATE! Semua artikel, materi, file download dan konten terbaru blog ini kami upgrade ke situs GuruPenjas.com. Segera cek untuk mendapatkan update materi terbaru!

GuruPenjas.com | GuruPenjas.com | GuruPenjas.com

[andriarto.blog.uns.ac.id]-menerima-kekalahan-layaknya-sang-juara-The-Real-Winner
Menerima Kekalahan Layaknya Sang Juara Sejati
Bismillah…

Semoga rasa bosan yang pernah Anda rasakan tidak menyurutkan semangat menjalani hari dengan tetap perpegang teguh pada prinsip hidup Anda masing-masing. Begitupun saya yang tak pernah bosan mengingatkan Anda untuk selalu semangat dalam menjalani hari, agar emosi positif selalu Anda rasakan setiap hari. Mungkin langsung saja, kali ini saya akan sedikit berbagi tips kepada Anda terkait semangat yang mungkin sulit untuk Anda temukan. Terkadang, semangat begitu mudah muncul di momen-momen tertentu dalam hidup Anda, namun juga tak jarang meski motivasi telah coba kita kumpulkan dengan susah payah, semangat tak kunjung datang menghampiri, bahkan mungkin rasa bosan yang ikut membuntuti. Apalagi, tatkala Anda merasakan titik dimana harapan dan kenyataan tak lagi sama. Kegagalan, kekalahan, dan keterpurukan silih berganti menggema.

Menerima kekalahan memang bukan sebuah pilihan. Mungkin Anda hanya akan bisa menyerah dan berhenti (putus asa), dan tidak pernah mencoba untuk bangkit kembali. Pun ketika Anda sedang melakukan sebuah pertandingan, kekalahan menjadi hal yang wajar dan biasa. Namun, kebanyakan orang akan frustasi dengan kekalahan yang menimpa dirinya. Oleh karena itulah kali ini akan coba saya uraikan sedikit mengenai apa yang harus dilakukan untuk dapat menerima kekalahan dengan besar hati, atau istilahnya Bagaimana menjadi The Real Winner. 😀

Perjelas tentang mengapa Anda pertama kali berolahraga.

Apakah tujuan Anda memulai sebuah olahraga/aktivitas? Bersenang-senang? Belajar kerja sama? Mencari teman-teman baru? Alasan kesehatan? Atau mungkin mendapatkan beasiswa? Tujuan awal ini akan menentukan semua proses dan usaha yang Anda lakukan dalam pertandingan ataupun segala aktivitas yang Anda tekuni. Tujuan yang jelas akan membuat Anda semakin semangat dalam pertandingan. Dan akhirnya sebuah kekalahan tidak akan membuat Anda down atau putus asa dalam melanjutkan aktivitas yang Anda tekuni tersebut. Karena dengan memahami alasan pertama kali Anda memulai olahraga/aktivitas lain, kekalahan hanya akan menjadi kerikil kecil yang pasti mudah Anda lewati.

Ubahlah definisi Anda tentang istilah “menang.

Pahamilah bahwa Anda tidak dapat selalu mengendalikan hasil dari permainan tertentu, tetapi Anda dapat mengontrol apa yang Anda usahakan dalam permainan tersebut. Pastikan Anda selalu berusaha dan berpikir melakukan yang terbaik untuk diri sendiri. Sehingga Anda benar-benar mengerti Anda memenangkan permainan itu untuk apa. Jika menurut Anda “menang” hanya melulu soalan mengalahkan lawan, mindset Anda terlalu sempit (maaf jika agak kasar). Menang sesungguhnya adalah ketika dalam pertandingan Anda mampu melakukan usaha terbaik Anda dan mampu menikmati segala gerak dan emosi yang Anda rasakan. Titik dimana Anda merasakan emosi dan perasaan bahagia karena telah mampu melakukan usaha terbaik yang Anda lakukan, itulah hakikat menang yang sesungguhnya, apapun hasil yang Anda peroleh, ketika Anda merasakan hal yang demikian berarti Anda sudah menang ! Ingat itu 🙂

Bicaralah dengan pelatih Anda.

Usai pertandingan, bicaralah pada pelatih Anda. Terlebih dahulu mintalah maaf kepada beliau karena belum mendapat hasil yang memuaskan, namun sampaikan kepada beliau jika Anda sudah melakukan usaha terbaik yang bisa Anda lakukan. Selanjutnya bicaralah kepada beliau tentang apa yang Anda butuhkan untuk latihan dan meminta waktu lebih untuk latihan dan latihan. Tidak masalah bila harus menghabiskan 1 s/d 2 jam setiap hari untuk latihan demi peningkatan keterampilan Anda. Intinya, pelatih Anda lah yang mengerti dan mampu membantu peningkatan yang ada pada diri Anda, maka bicaralah dengannya 🙂

Carilah seorang pemain yang lebih “buruk” dari Anda.

Setelah pertandingan dan beberapa evalusai yang Anda lakukan, carilah pemain yang menurut Anda kualitas nya di bawah Anda, sama sekali bukan bermaksud merendahkan, tapi usaha peningkatan kualitas diri dan jangan lupakan sebuah pujian. Setelah menemukan pemain nya, beri sebuah tawaran untuk membantu mereka. Bermurah hatilah dengan apa yang Anda ketahui dan kuasai. Dengan berbagi, Anda akan semakin mengerti bahwa yang Anda miliki saat ini merupakan karunia yang luar biasa dari Yang Maha Kuasa. Syukuri hal itu dengan berbagi, maka hati Anda akan semakin lapang dalam menerima kekalahan. 🙂

Carilah seorang pemain yang “lebih baik” dari Anda.

Sama seperti poin sebelumnya, setelah pertandingan dan evaluasi yang Anda lakukan, coba carilah pemain yang menurut Anda kualitas nya berada di atas Anda. Hal tersebut berguna untuk menegaskan dan menghargai keterampilan mereka dan memberitahu mereka bahwa Anda ingin belajar dari mereka. Kemudian lakukan berdasarkan saran mereka, saran saya gunakan “Rumus ABC”, A=Ambil yang baik, B=Buang yang buruk, dan C=Ciptakan yang baru. Dan terkahir jangan pernah lupa untuk berterima kasih pada mereka.

 

Nah mungkin sementara itulah beberapa tips yang bisa saya berikan kepada Anda. Dan juga saya ingatkan kembali, jika Anda benar-benar tidak menikmati apa yang Anda lakukan, beralihlah ke olahraga atau aktivitas lain. Ada banyak sekali hal-hal besar di dunia untuk dicoba dan sayang untuk dilewatkan begitu saja. Jangan terlalu fanatik terhadap suatu olahraga atau aktivitas yang dapat menyebabkan orang-orang memberikan kesan yang salah untuk pribadi Anda.

Saya tekankan lagi bahwa tips-tips di atas memang sebenarnya saya tujukan kepada rekan aktivis di bidang olahraga, khususnya atlet yang sedang menekuni cabang olahraga tertentu. Namun, sama sekali tidak menutup kemungkinan jika tips-tips di atas bisa diterapkan bagi Anda yang tidak sedang bergelut di bidang olahraga. Intinya bagi Anda yang sedang mengalami titik dimana harapan dan kenyatan tak lagi sama, dan Anda dituntut untuk menerima. Maka gunakanlah tips ini untuk menerimanya, yang pasti dengan lapang dada 🙂

Terimakasih atas waktu dan perhatiannya membaca tulisan saya ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan dan pemahaman. Sekali lagi, jangan lupa semangat ! Syukron 🙂

36 thoughts on “Tips Menerima Kekalahan Layaknya Sang Juara

  1. Rizal Nurhidayat's avatar Rizal Nurhidayat February 16, 2016 / 4:31 PM

    Yang paling saya suka adalah rumus ABC-nya… Overall saya setuju dengan ulasan diatas kak… Saya sering mengikuti kompetisi dan sering juga hasilnya kurang memuaskan. Tapi dengan banyak mengikuti kompetisi tersebut saya jadi belajar banyak dengan orang-orang yang lebih baik dari saya. Dan satu lagi kak, Saya bangga dengan apapun yang saya lakukan.. hehhe… 😀

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 16, 2016 / 4:54 PM

      Nah,berarti Kak Rizal telah menerapkan salah satu tips di atas dengan sangat baik 😀
      Memang, saya juga merasakan Rumus ABC mampu membuat saya bangkit dari keterpurukan kak 😀 hehe
      Dan satu lagi kak, “..Saya bangga dengan apapun yang saya lakukan..” nya lagi-lagi saya bookmark kak 😀 😀
      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya 🙂

      Like

  2. Nanda Rahma A.'s avatar Nanda Rahma A. February 16, 2016 / 4:40 PM

    Ini nih, hal-hal dasar yang sering diabaikan oleh sebagian orang, namun sebenarnya sangat penting 🙂
    Terima kasih atas tips-tipsnya kak~ Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi orang lain yang pernah merasakan kekalahan. Amin..

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 16, 2016 / 4:56 PM

      Hehe,iya kak. Memang biasanya yang sederhana dan sepele malah sering terlupakan.
      Aamiin, terimakasih atas dukungan, kunjungan dan komentarnya Kak Nanda 🙂

      Like

  3. Apriliana Eka Purwanto's avatar Apriliana Eka Purwanto February 16, 2016 / 7:07 PM

    Artikelnya sangat bermanfaat kak, walaupun saya bukan atlet namun saya dapat mengambil pelajaran dari artikel ini untuk di terapkan di bidang saya. .:)
    Oiya kak, saran saja. .mungkin bisa lebih teliti lg untuk mengedit detail artikel. .karena terkadang tulisan yg sedikit typo bisa mengganggu pembaca. .walaupun masih dapat dipahami maksudnya, untuk pembaca yg senang membaca dari awal hingga akhir(bukan sekilas) akan sedikit mengganggu. .itu saran saya, semoga bermanfaat. .:)

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 16, 2016 / 7:39 PM

      Alhamdulillah kalau bermanfaat kak 🙂
      Tulisan ini memang bukan sepenuhnya saya khususkan untuk atlet, jadi bagi siapapun yang bisa memahami makna dan coba menerapkannya, insyaAllah berguna kok kak 🙂 Oiya kalau boleh tau bagian mana ya yang typo? 😀 Nanti saya akan koreksi lagi. 🙂
      Terimakasih atas masukan,kunjungan dan komentarnya Kak April 🙂

      Like

  4. Muhammad Adam's avatar Muhammad Adam February 16, 2016 / 8:44 PM

    MasyaAllah kak Irfan…
    Tulisan “Titik dimana Anda merasakan emosi dan perasaan bahagia karena telah mampu melakukan usaha terbaik yang Anda lakukan, itulah hakikat menang yang sesungguhnya, apapun hasil yang Anda peroleh, ketika Anda merasakan hal yang demikian berarti Anda sudah menang !” sangat ngena banget kak~
    Memang betul kak, banyak sekali orang-orang yang lupa akan hakikat “menang” yang sebenarnya.
    Nice post kak~

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 17, 2016 / 5:05 AM

      Wah, jangan berlebihan kak hehe
      Syukur deh kalau bisa ngena 🙂 Saya hanya ingin mengingatkan kepada pembaca terhadap hal-hal sepele yang mungkin akan berdampak besar bagi kehidupan mereka. Karenabagaimana pun tetap mereka sendiri yang akan menentukan pilihan hidupnya 🙂
      Terimakasih Kak Adam atas kunjungan dan komentarnya 🙂

      Like

  5. Apriliana Eka Purwanto's avatar Apriliana Eka Purwanto February 16, 2016 / 8:53 PM

    Ada beberapa yg sedikit typo seperti kelebihan huruf kak. .contohnya namuun dan memeberikan yg harusnya namun dan memberikan bukan?:)
    Mungkin bagi pembaca lain itu tidak masalah. .bagi saya pun tidak masalah, hanya saja alangkah baiknya kalo lebih teliti lagi jadi artikelnya benar-benar rapi. .:)

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 17, 2016 / 5:12 AM

      Waah, iya kak 😀
      Jeli banget nih Kak April, sampe detail banget merhatiinnya 🙂
      Okedeh siap langung edit. 😀
      Terimakasih ya kak atas masukan yang bermanfaat banget untuk blog ini 🙂
      Terimakasih juga sudah berkunjung dan berkomentar 🙂

      Like

  6. rizzaumami's avatar rizzaumami February 17, 2016 / 10:47 AM

    Late komen nih, kemarin keputus pas di puskom.

    Setuju sama Irfan, terutama poin terakhir, yaitu cari orang yang lebih baik dan yang bisa dijadika panutan atau motivasi.

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 17, 2016 / 11:25 AM

      Haha gpp mas santai aja, udah biasa kok 😛 😀
      Wah,kayaknya udah penglaman nih ya? 🙂
      Terimakasihatas kunjungan dan komentarnya Mas Rizza 🙂

      Like

  7. Edi Kurniawan's avatar Edi Kurniawan February 17, 2016 / 11:04 AM

    Menerima kekalahan memang menjadi momok bagi sebagian orang,apalagi bagi seorang atlet 😀
    Nah dengan membaca tulisan ini minimal setelah menerima kekalahan tidak lagi drop seperti sebelumnya 😀

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 17, 2016 / 11:35 AM

      Nah, itu dia harapan saya dengan menulis ini kak 🙂
      Semoga semangat kita tidak akan terhenti hanya karena mengalami kekalahan 🙂
      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya 🙂

      Like

  8. David Septiansyah's avatar David Septiansyah February 19, 2016 / 6:11 AM

    Apa saya bener-bener harus ganti olahraga ya kak? Saya udah ngerasa gak nyaman 😦

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 19, 2016 / 6:40 AM

      Wah,iya tuh kak.Ngerasa gak nyaman merupakan salah satu indikasi bahwa kakak mending ganti olahraga lain.Tapi hati-hati juga,karena terkadang rasa itu hanya sebatas rasa bosan yang menghampiri kakak.Jadi jangan pernah takut untuk membicarakannya dengan pelatihnya ya 🙂
      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya 🙂

      Like

  9. Wawan Yustawan's avatar Wawan Yustawan February 19, 2016 / 6:19 AM

    Yang bagian mengubah definisi menang menurut saya ampuh banget mas,sudah pernah saya praktekkan dan memang berdampak luar biasa terhadap emosi dan pikiran kita tentang bagaimana menerima kekalahan yang semestinya 🙂

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 19, 2016 / 6:44 AM

      Wah, syukur deh kalau memang sudah pernah ngerasain kak. Begitu luar biasa memang dampak yang ditimbulkan dari mindset kita 🙂
      Jadi kita harus pandai-pandai memandang sesuatu dari segala sudut pandang agar mendapatkan pandangan yang terbaik 🙂 Bukan begitu kak? 🙂

      Like

      • Wawan Yustawan's avatar Wawan Yustawan February 19, 2016 / 6:58 AM

        Yap! betul sekali kak 😀
        Boleh saya salin kan kata-katanya? 😀 😀

        Like

      • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 19, 2016 / 7:04 AM

        Monggo silakan kak 🙂
        Jangan lupa di praktekkin,jangan cuma disalin doang 😀 😀 😀 hehe

        Like

  10. Kharida Yulia's avatar Kharida Yulia February 19, 2016 / 6:21 AM

    Spirit booster banget tulisannya 😀 😀
    Kayaknya pengalaman bangkit dari kekalahan nih 😀 hehe

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 19, 2016 / 6:46 AM

      Haduh, ini kayaknya agak berbau dramatisir deh 😀 😀
      Iya,meamng benar kak, saya memang sering mengalami kekalahan,namun tidak pernah sekalipun merasakan suatu kegagalan 🙂

      Like

  11. Age Novan's avatar Age Novan February 19, 2016 / 6:23 AM

    Kalau misal kita berada di peringkat/level terakhir (terburuk),terus kita nyari orang yang lebih buruknya gimana dong kak? 😦

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 19, 2016 / 6:51 AM

      Kak Age,kalau misal memang kita berada di peringkat terakhir,kita kan bisa berbagi skill dan pengetahuan ke rekan-rekan kita yang tidak sedang bergelut di cabang olahraga kita sekarang,gak ada salahnya kok mengajari orang-orang untuk menguasai cabor kita. 🙂
      Selalu ada tempat untuk sebuah kebaikan 🙂

      Like

  12. Kompi Keren's avatar Kompi Keren February 19, 2016 / 6:26 AM

    Apa memang saatnya ane giat berolahraga ya sekarang? 😀
    Tiap baca yang beginian jadi langsung berkobarsemangatnya 😀

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 19, 2016 / 6:53 AM

      Iya kak,jangan ditunda lagi. Sekarang lah saatnya yang paling tepat. 😀 Ayok buruan berolahraga 😀

      Like

  13. Toni Rohman's avatar Toni Rohman February 19, 2016 / 6:30 AM

    Terkadang kekalahan menjadi momok terbesar yang menghadang sebuah perjalanan panjang.
    Dan obat nya sebenarnya adalah hati kita,semangat kita, dan juga tekad kita 😀

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 19, 2016 / 6:54 AM

      Wah,ini dia nih quote yang saya nanti-nanti 😀 😀
      Pengalmaan banget nih Kak Toni kayaknya 🙂

      Like

  14. Taekwondo Figther's avatar Taekwondo Figther February 19, 2016 / 6:32 AM

    Kalau saya berbicara dengan pelatih menjadi senjata andalan kak. Pelatih lah yang selalu ada buat kita 😀

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 19, 2016 / 6:55 AM

      Pada dasarnya setiap orang memang memiliki cara masing-masing kak untuk menghadapi yang namanya kekalahan 🙂
      Jadi,tetap semangat ya:)

      Like

      • Taekwondo Fighter's avatar Taekwondo Fighter February 19, 2016 / 7:02 AM

        Okes kakak,laksanakan ! 😀 😀

        Like

  15. Surya Adhi Kuncoro's avatar Surya Adhi Kuncoro February 21, 2016 / 7:10 AM

    saya suka sekali dengan tipsnya 🙂 ya semoga dengan adanya artikel ini, setidaknya dapat menjadi salah satu bahan pembelajaran bagi kita dan menyadari bahwasannya tak selalu kita berada di puncak, ada kalanya kita berada di bawah, itu semua supaya manusia tak lupa dari mana ia berasal dan bagaimana tujuan sebenarnya ia berada di sini, di dunia yang Tuhanlah penciptanya…

    Like

    • gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto February 21, 2016 / 8:10 AM

      Nah, itu dia poin nya kawan 🙂
      Syukur kalau bisa nangkep maksud saya 😀 Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya 🙂

      Like

  16. Liberto Amin's avatar Liberto Amin April 20, 2016 / 10:32 PM

    kaluu versi ane anggap aje belom rejeki ahaha 😀

    Like

Leave a reply to Liberto Amin Cancel reply