Tips Super Lengkap Memilih Sepatu Lari

tips-memilih-sepatu-running-[andriarto.blog.uns.ac.id]
Bingung Memilih Sepatu Running
Bismillah…
Bagaimana kabar Anda hari ini ? Semoga selalu dalam lindungan-Nya 🙂 Jadi ceritanya artikel ini bermula dari rasa ingin tahu saya terhadap kata “ideal” yang ada pada sebuah sepatu running. Seperti apa sebenarnya sepatu running yang ideal itu?
Sebelum mengulasnya perlu Anda ketahui bahwa pada umumnya untuk pelari pemula kadang tidak mementingkan jenis sepatu yang dipakai. Sebagai contoh, memang Anda hanya melakukan lari beberapa kilometer dan Anda berpikir kenapa tidak memakai sepatu “futsal” yang fashionable. Dalam jangka pendek pemikiran tersebut memang menguntungkan, tapi jika dilakukan terus menerus bisa saja terjadi cidera pada kaki Anda. Karena itulah pada artikel kali ini saya berikan tips dalam memilih sepatu running yang benar-benar ideal dan nyaman untuk Anda, karena kecocokan sepatu dan pemilihan sepatu lari yang ideal dengan kaki Anda bukan hanya berdasarkan dari warna dan motifnya saja. Ada banyak sekali faktor yang bisa membuat sepatu tersebut menjadi “ideal”, yang dalam artikel ini saya membaginya dalam 3  faktor, yang secara garis besar mewakili berbagai faktor tersebut, diantaranya faktor kaki, sepatu, dan terkahir faktor eksternal.

1. Kaki

a.    Jenis kaki

Sebelum membeli kenalilah kaki Anda. Ada tiga jenis kaki yang perlu Anda tahu dan pahami :

Kaki datar (Flat Feet)

pronator-foot-[andriarto.blog.uns.ac.id]
Kaki Datar (Pronator Foot)
Anda akan tahu Anda memiliki kaki datar jika Anda tidak melihat lengkungan apapun. Bagian bawah kaki Anda, dari jari-jari kaki ke tumit, benar-benar datar. Jika Anda melakukan tes jejak, cetakan Anda akan terlihat seperti gumpalan kaki yang berbentuk penuh. Anda tidak akan menemukan lengkungan kosong dari jempol kaki Anda ke tumit. Jika kaki Anda datar, Anda kemungkinan besar adalah seorang pelari overpronator, yang berarti bahwa kaki Anda menggulung ke dalam ketika Anda sedang berlari. Anda mungkin akan membutuhkan sepatu lari yang dapat mempertahankan stabilitas Anda. Carilah kata-kata “motion control” dan “stability” di kotak sepatu lari. Selain sepatu motion control, beberapa pelari dengan kaki datar juga perlu memakai orthotics (alas kaki yang dibuat berdasarkan cetakan bentuk kaki masing-masing individu untuk mengoreksi masalah yang berhubungan dengan kaki).

Kaki tinggi melengkung (High-arched Feet)

supinator-foot-[andriarto.blog.uns.ac.id]
Kaki Melengkung (Supinator Foot)
Jika Anda melakukan tes jejak, cetak kaki Anda akan terlihat melengkung ke dalam, membuat bagian tengah kaki Anda terlihat sangat kurus. Ketika Anda mendorong tangan Anda pada bagian bawah kaki Anda, bagian lengkung itu akan tetap kaku. Jika Anda memiliki lengkungan tinggi, kemungkinan Anda adalah seorang yang berlari secara supinate atau underpronate, yang berarti kaki Anda menggulung keluar ketika Anda berlari. Ini sangat penting untuk pelari dengan lengkungan tinggi, agar secara berkala mengukur kakinya, karena berlari akan menyebabkan lengkungan mereka secara bertahap akan jatuh dan membuat kaki mereka lebih panjang lagi. Anda perlu mencari sepatu lari yang fleksibel dengan midsole lembut yang menyerap shock. Ketika membeli sepatu lari, pilihlah sepatu yang ketika diterangkan mengandung kata-kata “fleksibel” atau “empuk”.

Netral atau Kaki yang Normal (Neutral/Normal Feet)

normal-foot-[andriarto.blog.uns.ac.id]
Kaki Normal (Normal Foot)
Jika Anda telah memeriksa kaki atau jejak Anda dan cetakan kaki tidak menunjukan bentuk yang penuh atau lengkungan kosong yang tinggi, kemungkinan besar Anda memiliki kaki netral atau normal. Jejak Anda akan memiliki lengkungan kosong, tapi tidak lebih dari 2 centimeter. Selama Anda memilih sepatu lari yang tidak berlawanan dengan jenis kaki Anda, Anda tidak akan menemui masalah. Ini adalah jenis yang paling umum dari semua bentuk kaki dan paling aman dari cedera selama Anda mengenakan sepatu yang tepat. Jika Anda memiliki kaki normal, Anda dapat memilih berbagai macam jenis sepatu lari, termasuk yang dibuat untuk pelari dengan kaki yang sedikit datar atau melengkung. Namun hindari memilih sepatu lari yang memiliki dukungan stability atau motion control yang terlalu tinggi.

b. Ukuran kaki

Pastikan Anda mengetahui lebar dan panjang kaki Anda. Karena dengan hal ini akan sangat memudahkan Anda untuk mencari sepatu lari yang tepat untuk Anda kenakan. Perlu diketahui bahwa pada saat Anda berlari, kaki-kaki Anda membutuhkan ruang bergerak paling tidak setengah centimeter. Karena itu pastikan lebar kaki Anda sehingga sepatu yang Anda akan beli tidak terlalu sempit atau pas. Nah untuk memudahkan Anda dalam mengukur kaki agar mendapatkan ukuran sepatu yang pas, maka saya berikan tips mengukurnya.

Basahi kaki Anda lalu tapakkan/injakkan pada permukaan yang datar dan kering (bisa juga pada kertas berwarna cerah agar bentuk tapak kaki terlihat jelas). Setelah itu ukur panjang kaki Anda  mulai dari ujung jari kaki hingga ujung belakang tumit menggunakan penggaris. Catatlah hasilnya dan cocokkan dengan tabel yang ada pada gambar di bawah (saya ambil sample merk Adidas, untuk tabel merk lain bisa Anda lihat selengkapnya di halaman ini).

ukuran-sepatu-[andriarto.blog.uns.ac.id]
Tabel Konversi Ukuran Sepatu

2. Sepatu

a. Bahan peredam : Ketika kaki Anda menginjak permukaan kala berlari, sebenarnya dihasilkan tegangan impuls yang cukup besar pada kaki. Jika hal ini terjadi terus menerus dapat mengakibatkan cedera tanpa Anda sadari. Semakin cepat Anda lari maka semakin besar tegangannya. Oleh karena itu pilih lah sepatu yang memiliki peredam impuls.

b. Berat : Semakin ringan sepatu yang Anda gunakan, maka makin cepat Anda dapat lari. Tetapi dalam menilai berat sepatu ideal harus diukur dari berapa jarak yang akan ditempuh. Biasanya sepatu ringan cocok untuk jarak dekat sekitar 5km. Untuk yang jarak menengah lebih baik pilih yang tak terlalu ringan.

c. Kelenturan : Sepatu punya sifat yang menyerap energi gerak dalam besaran tertentu. Saat kaki melangkah ke belakang, maka sepatu akan menekuk. Jika kurang lentur akan banyak energi gerak yang terserap, sehingga memperlambat lari Anda. Tes kelenturan sepatu dengan menekuknya, semakin kuat sepatu menghentak balik maka semakin lentur.

d. Ventilasi : Suhu dalam sepatu kadang kala berada di atas batas normal karena aktivitas dan tanggungan beban pada kaki. Jika suhu terlalu panas akan berakibat tidak nyaman pada kaki Anda. Pilih sepatu dengan ventilasi yang baik agar tak mengganggu performa lari Anda.

e. Rongga dalam sepatu : Pedoman berikut mungkin bisa membantu dalam menentukan pas tidaknya sepatu yang Anda pakai:

  1. Periksa apakah ada cukup ruangan di atas ujung jari kaki dalam sepatu Anda. Masukkan ibu jari ke dalam ujung sepatu dan harus pas berada di atas jari kaki yang terpanjang.
  2. Periksa apakah ada cukup ruang di kiri-kanan kaki Anda. Sepatu tidak boleh ketat, tapi kaki Anda juga tidak boleh terpeleset ke sana-kemari.
  3. Tumit Anda harus nyaman berada di bagian belakang sepatu dan tidak boleh tergelincir turun-naik ketika berjalan atau berlari.
  4. Sepatu harus memegang kaki dengan aman, tetapi tidak boleh menekan dengan ketat pada daerah kaki mana pun.

3. Eksternal

Kunjungi Toko Sepatu Yang Profesional

Memang banyak sekali toko sepatu bertebaran di luar sana. Namun perlu Anda ketahui bahwa hanya sedikit toko sepatu yang memiliki karyawan yang profesional. Karyawan yang profesional selain mampu melayani Anda dengan baik, juga mampu memberikan saran dan masukan dalam memilih sepatu, selain itu juga mampu menganalisis bagaimana tipe kaki Anda dan akan mendapat referensi yang berguna untuk Anda pakai sebagai masukan sebelum menentukan sepatu lari yang benar-benar cocok untuk Anda.

Pikirkan Struktur Tanah

Banyak sepatu lari saat ini memiliki keunggulan masing-masing pada kondisi lapangan para pelari. Sebelum membeli pastinya Anda akan tahu akan berlari dimana. Apakah strukturnya rata atau berbatu-batu? Itu akan memudahkan Anda lebih jauh lagi dalam memilih sepatu lari.

Tentukan Sejauh Mana Anda Akan Berlari Tahun Ini

Anda sendiri yang akan menentukan seberapa sering dan berapa jarak yang akan Anda tempuh selama setahun pertama. Apakah marathon, atau lomba lari 5km, 10km, 21km, atau hanya ingin berolahraga lari biasa-biasa saja bersama kerabat ataupun komunitas. Ini akan membuat Anda lebih mudah untuk membeli satu sepatu lari yang benar-benar Anda butuhkan.

Berlari Kecil

Saat Anda akhirnya menemukan sepatu lari, pastikan Anda mencoba dengan berlari kecil. Jangan sampai ada ketidaknyamanan pada saat Anda mencoba sepatu lari tersebut. Karena sedikit saja tidak nyaman, akan mengganggu saat berlari sepanjang jarak yang Anda tempuh. Jadi pastikan benar-benar nyaman.

Jangan Lapar Mata

Ini merupakan hal yang paling penting. Karena terkadang hawa nafsu Anda akan model sepatu menjadikan Anda jauh dari kebutuhan. Akhirnya sepatu lari yang Anda beli hanya berdasarkan fashion saja bukan kegunaan. Hati-hati ini bisa menjadikan kaki Anda menderita bila tidak sesuai.

Waktu Pembelian

Belilah sepatu pada sore / malam hari, pada sore / malam hari kaki cenderung membesar dan terkadang ada perbedaan besar anatar kaki kanan dan kaki kiri, maka untuk kenyamanan maksimal pilihlah sepatu dengan ukuran kaki yang terbesar, yaitu pada malam/sore hari.

Nah saya kira itulah beberapa tips dalam memilih/membeli sepatu running yang ideal dan nyaman untuk Anda. Memang mungkin tidak bisa semua bisa Anda terapkan saat membeli sepatu, namun saya harap bisa menjadi referensi untuk Anda dalam memilih sepatu running yang benar-benar ideal sehingga menunjang performa lari Anda untuk mendapatkan hasil yang optimal. Di akhir artikel saya beri ilustrasi untuk lebih memahami tips memilih sepatu lari.

Katakanlah Anda adalah seorang mahasiswa olahraga yang ingin membeli sepatu lari. Jenis kaki Anda adalah Flat Feet (kaki datar). Dan di sebuah toko sepatu Anda dihadapkan pada tiga pilihan sepatu yang bakal Anda beli nantinya.
  1. Sepatu untuk kaki melengkung seharga Rp 800.000
  2. Sepatu untuk kaki normal seharga Rp 500.000
  3. Sepatu untuk kaki datar seharga Rp 300.000
Nah setelah Anda membaca tips yang saya tulis di atas, seharusnya Anda sudah bisa menentukan sepatu mana yang harus Anda beli. Berdasarkan berbagai faktor yang sudah Anda pelajari, pilihan jatuh pada sepatu nomor 3, yaitu sepatu untuk kaki datar seharga Rp 300.000.

Harga memang tak pernah berbohong, namun kenyamanan Anda dalam memilih sepatu yang benar-benar ideal adalah mutlak di atas segalanya.

Terimakasih telah maluangkan waktu untuk membaca tulisan saya ini. Syukron, semoga bermanfaat. 🙂

102 thoughts on “Tips Super Lengkap Memilih Sepatu Lari

  1. Hijaa's avatar Hijaa July 23, 2019 / 2:29 PM

    Kalo until kaki tinggi melengkung yang merk lokal apa ya?

    Like

  2. gurupenjas.my.id's avatar Irfan Andriarto September 13, 2019 / 3:25 PM

    Kalau boleh tau rencana mau dipakai daily atau event tertentu kak?

    Like

  3. Melur's avatar Melur September 18, 2019 / 6:47 AM

    oo begitu rupanya cara mau pilih sepatu yang betul. kaki aku slalu sakit tiap kali aku jogging dgn sepatu lama aku. mungkin aku perlu beli sepatu lain

    Like

    • Irfan Andriarto's avatar Irfan Andriarto September 18, 2019 / 7:18 AM

      Ya betul. Coba beli sepatu baru yang disesuaikan jenis kakinya.

      Like

Leave a reply to Melur Cancel reply